

Di usia 60 tahun, Abah Deni masih setia duduk di pinggir jalan Garut dengan perlengkapan sol sepatunya yang sederhana.
Sejak kelas 3 SD, ia sudah menekuni pekerjaan ini, menyulam kembali alas kaki orang-orang agar bisa dipakai lagi.
Pernah merantau ke Jakarta demi mencari penghidupan lebih baik, namun akhirnya kembali ke kampung halaman. Kini, dengan kondisi fisik yang kian melemah dan harus bertongkat untuk berjalan, Abah tetap bekerja setiap hari. Ia menolak menyerah. Ia menolak menjadi beban.
Yang membuat kami terenyuh, Abah Deni tidak pernah menetapkan tarif.
Ia hanya berkata,
“Seikhlasnya aja, Kang... yang penting bisa buat makan.”
Mari Bantu Abah Deni Bertahan dan Hidup Lebih Layak
Setiap hari, penghasilannya tak menentu. Kadang dapat Rp10.000, kadang tak ada sama sekali.
Namun semangatnya tak pernah pudar.
Melalui Pelita Intan Muda, kita bisa membantu Abah Deni untuk:
- Biaya kebutuhan sehari-hari
- Pengobatan dan perawatan kesehatan
- Modal usaha kecil agar ia tetap bisa mandiri
Jadilah Cahaya untuk Abah Deni
💬 Donasi bisa disalurkan melalui : pelitaintanmuda.com
atau transfer ke rekening resmi Yayasan Pelita Intan Muda Indonesia.
Setiap rupiah akan kami sampaikan langsung untuk Abah Deni.
Karena setiap kebaikan kecil, berarti besar bagi yang berjuang sendiri.
“Kita mungkin tak bisa menyembuhkan kakinya, tapi kita bisa meringankan langkah hidupnya.”
![]()
Belum ada Fundraiser